Selasa, 11 November 2008

aku....Kau

aku....
aku hanyalah debu...
aku....
aku hanyalah setetes air...

Kau...
Kau adalah sekuntum mawar....
yang siap menebar harum sekaligus duri...
Kau....
Kau adalah sebuah meriam...
yang siap meladak dan menghancurkan apapun yang ada si depanmu...


Tapi...
saat debuku menggunung...
akan ku redam ledakanmumu...
saat aku menjadi air bah...
akan ku seret duri dan harummu...

saat itulah...
saat itulah kau menjadi milikku



Tasikmalaya, 11 November 2008


Tidak ada komentar: